Pengaruh Perubahan Daerah Tangkapan Hujan Akibat Pengembangan Disposal terhadap Kebutuhan Kapasitas Sump
Main Article Content
Abstract
Abstrak
Kajian mengenai pengaruh perubahan daerah tangkapan hujan akibat pengembangan disposal terhadap kebutuhan kapasitas sump masih sangat terbatas, khususnya pada tambang emas terbuka di Indonesia. Penelitian terdahulu umumnya mengkaji aspek sistem penyaliran, sedimentasi, dan hidrologi disposal secara terpisah, sehingga belum terdapat kajian yang mengintegrasikan perubahan daerah tangkapan hujan akibat ekspansi disposal dengan evaluasi kebutuhan kapasitas sump secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perubahan daerah tangkapan hujan akibat pengembangan disposal terhadap debit limpasan, potensi sedimentasi, dan kebutuhan kapasitas sump
Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif deskriptif berdasarkan data curah hujan periode 2016–2025. Curah hujan rencana dihitung menggunakan distribusi Gumbel, intensitas hujan dengan metode Mononobe, dan debit limpasan dengan metode Rasional. Daerah tangkapan hujan didelineasi menggunakan data Digital Elevation Model (DEM) melalui perangkat lunak Global Mapper, sedangkan potensi erosi dan sedimentasi dihitung menggunakan metode USLE dan pendekatan Sediment Delivery Ratio (SDR).
Analisis menunjukkan bahwa pengembangan disposal menyebabkan perubahan distribusi daerah tangkapan hujan yang mengakibatkan dominasi aliran menuju sump eksisting dengan debit limpasan sebesar 16,81 m³/detik, dibandingkan 8,04 m³/detik pada sump baru. Potensi sedimentasi tahunan pada sump eksisting dan sump baru masing-masing sebesar 11.631 ton/tahun dan 8.189 ton/tahun. Perubahan daerah tangkapan hujan tersebut mengakibatkan kebutuhan kapasitas tampungan sebesar 218.856 m³ untuk sump eksisting dan 51.463 m³ untuk sump baru. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan integratif yang menghubungkan secara kuantitatif perubahan daerah tangkapan hujan akibat ekspansi disposal dengan evaluasi kebutuhan kapasitas sump sebagai acuan teknis perencanaan sistem penyaliran tambang yang adaptif terhadap perubahan topografi.
Downloads Statistics
Article Details
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License. Any further distribution of this work must maintain attribution to the author(s) and the title of the work, journal citation and DOI.
References
Azizah, C., Lizar, C. A., & Risna, Y. K. (2024): Metode Empiris Untuk Menganalisis Aliran Limpasan Permukaan Dalam Perancangan Sumberdaya Air, Jurnal Lingkungan Almuslim.
Chow ,V. T., Maidment, D. R., & Mays, L. W. (1988). Applied Hydrology. New York: McGraw-Hill. https://books.google.com/books?id=1_D7CAAAQBAJ
Dewi, M. C., dkk. (2021): The planning of mine drainage system at PT Perkasa Inakakerta, East Kutai Regency, IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. https://doi.org/10.1088/1755-1315/882/1/012040
Febriani, L. A., Wardhani, E., & Halomoan, N. (2019): Analisa Hidrologi untuk Penentuan Metode Intensitas Hujan di Wilayah Aerocity X, Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi), 1(2), 63–70. https://doi.org/10.26740/proteksi.v1n2.p63-70
Nganro, S., Trisutomo, S., Barkey, R. A., & Ali, M. (2019). Analisis Koefisien Limpasan Permukaan Kota Makassar dengan Metode Cook. TATALOKA, 21(2), 285–292. https://doi.org/10.14710/tataloka.21.2.285-292
Rachman, A., Suhartanto, E., & Harisuseno, D. (2018): Prediksi Laju Erosi Menggunakan Metode Universal Soil Loss Equation (USLE) pada Daerah Aliran Sungai, Jurnal Teknik Pengairan, 9(2), 132–141. Determination of Oil and Garlic Chips Deterioration Rate during Vacuum Frying (Study on Engineering Aspect) | Jurnal Teknologi Pertanian
Roshanfekr, A., & Hansen, D. (2020): Hydraulic Behavior of Progressively Lengthened Mine-Waste Dumps, ASCE – Journal of Hydraulic Engineering.Windari, G. A., & Sudarti. (2024): Analisis Ketersediaan Air Bersih Berdasarkan Curah Hujan dan Kondisi Hidrologi di Desa Nano Kecamatan Jangar Kabupaten Bima, Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi (GeoJPG). https://doi.org/10.1061/(ASCE)HY.1943-7900.0001812
Rozi, M. F., Rosadi, P. E. (2022). Pemodelan daerah tangkapan hujan dengan menggunakan aplikasi Global Mapper. KURVATEK. 2022;7(1):19-24. doi:10.33579/krvtk.v7i1.2775
Towansiba, L., & Pangkung, N. (2020). Settling pond design considering sedimentation deposit rates at waste dump PT Gag Nikel, Raja Ampat, West Papua. INTAN Jurnal Penelitian Tambang, 3(2), 43–49. https://doi.org/10.31227/osf.io/6zj8b
Windari, G. A., & Sudarti. (2024): Analisis Ketersediaan Air Bersih Berdasarkan Curah Hujan dan Kondisi Hidrologi di Desa Nano Kecamatan Jangar Kabupaten Bima, Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi (GeoJPG). https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/GeoJPG
Wright Metago, A. (2006): Understanding Waste Rock Dump Hydrology is Essential for Effective Closure Planning and ARD Management, Australian Centre for Geomechanics. https://papers.acg.uwa.edu.au/p/605_05_Metago
PDF
https://doi.org/10.32487/nuce.v5i2.740