STUDI UJI LENTUR PADA BALOK SERAT GALVANIS POLA CRIMPED TUGAS AKHIR

Main Article Content

ANGGA SAPUTRA HARDIYANSAH

Abstract

Beton serat merupakan campuran beton ditambah serat. Pemilihan serat kawat galvanis sebagai campuran beton karena material ini mudah didapat dipasaran, kuat, mudah dibentuk dan tahan terhadap korosi. Dengan pola galvanis crimpedsebagai bahan tambah pada betonserat diharapkan mampu menghasilkan kuat tekan dan kuat lentur beton. Penelitian ini menggunakan variasi kawat galvanis dari 5% berat semen dengan polacrimped0,6 cm dan 1 cm dengan kode C06A, C06B, C06, diameter 1 cm dengan kode C1A, C1B, C1 dan beton normal dengan kode OA, OB, O, untuk uji kuat tekan umur 14 hari, uji kuat tekan 28 hari dan uji kuat lentur. Dari hasil pengujian diperoleh nilai kuat tekan 18,31 MPa, 15,464 MPa, dan 23,024 MPa untuk benda uji OB, S06B, S1B. Pengujian kuat lentur sebesar 3,795 MPa, 5,5 MPa, dan 5,5 MPa untuk benda uji O, C06, C1. Perubahan kuat tekan menurun sebesar-15,464% dan meningkat 25,773%. Kekuatan lentur naik sebesar 39,798%, dan 35,840% masing-masing benda uji crimped pola 0,6cm dan 1cm terhadap beton normal.


 Downloads Statistics

Download data is not yet available.

Article Details

 How to Cite
[1]
ANGGA SAPUTRA HARDIYANSAH, “STUDI UJI LENTUR PADA BALOK SERAT GALVANIS POLA CRIMPED”, JUTATEKS, vol. 1, no. 1, pp. 27-30, Jul. 2019.
 Section
Articles

References

Asroni, A., 2010. Struktur Beton I (Balok dan Plat Beton Bertulang), Graha Ilmu,Yogyakarta.
Anonim. (2002). Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung(Beta Version) (SNI 03-2487-2002). Bandung.
Suhendro, B. 2000. Beton Fiber Konsep, Aplikasi, dan Permasalahannya. Universitas Gajah Mada: Yogyakarta.
Purwanto, 2011. Pengaruh presentase penambahan serat terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton ringan. Bandar Lmpung : Universitas Lampung.
Tjokrodimuljo, K., 1996, “Teknologi Beton”, Nafiri. Yogyakarta
Annual Book of ASTM Standards, 2002, ASTM C39-86 Standard Test Methode For Compressive Strengh of Cylindrical Concrete Specimens, ASTM International. West Conshohocken. PA.
_, 2013, Tata cara Uji Kuat Lentur Beton Normal, SNI 0-4431, Badan Standar Nasional Indonesia, Jakarta.
_, 1990, Pemeriksaan Gradasi Agregat, SNI 03-1968, Badan Standar Nasional Indonesia, Jakarta.
_, 1996, Pengujian Kadar Lumpur Agregat, SNI-03-4142, Badan Standar Nasional Indonesia, Jakarta.
Annual Book of ASTM Standards, 2002, ASTM C39-86 Standard Test Methode For Compressive Strengh of Cylindrical Concrete Specimens, ASTM International. West Conshohocken. PA.
_, 2008, Pengujian Berat Jenis dan Penyerapan Air, SNI 03-1970, Badan Standar Nasional Indonesia, Jakarta.